Sabtu, 13 Desember 2014

Detinasi Wisata Menarik di Bogor

Tak perlu jauh-jauh ke pelosok luar negeri untuk bisa menikmati akhir pekan dan mencoba sensasi lain liburan Anda. Coba sesekali pergi ke Bogor! Bogor menyimpan sisi unik yang membuatnya betah untuk ditinggali dan dikunjungi. Meski Jaraknya hanya beberapa kilometer dari Ibu Kota namun bogor memiliki atmosfer kota yang begitu berbeda, menyejukan dan  tidak sepengap tetangganya, Jakarta.

Bogor tengah menggeliat dan berkembang pesat, sehingga membuatnya sedikit semerawut. Namun Kota yang berlambangkan gunung Salak dan kujang ini tetap menyimpan selaksa keunikan, keanggunan dan kemegahan yang sayang untuk dilewatkan. Saya bersama dua  kawan penggemar urban and cultural -traveling, satu kawan penggemar outdoor-traveling dan satu kawan lagi penggila culinary-traveling berkolaborasi untuk menjajaki jengkal-demi jengkal kota yang dijuluki de Reganstad ini. Bogor si Kota Hujan!

Destinasi pertama adalah museum Zoologi. Museum yang menyimpan ratusan koleksi awetan hewan mulai dari Insecta hingga mamalia ini terletak di dalam kawasan Kebun Raya Bogor.  Museum ini dikelola oleh Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi-LIPI dan pertama kali didirikan oleh seorang Ilmuwan berkebangsaan Jerman J. C. Koningsberger. Museum yang awalnya  bernama Zoologisch Museum en Laboratorium ini memiliki 24 ruangan koleksi dan baru ditempati pada 1997, dengan pembangunan yang didanai dari dana hibah Bank Dunia dan Jepang.

Saat memasuki ruangan museum, pengunjung akan dibuat terpukau dengan konstruksi kerangka ikan paus biru yang menutupi atap museum dan terbentang sepanjang 25 m. Paus biru ini ditemukan di Pameungpeuk, Jawa Barat kemudian kerangkanya dibawa ke Bogor untuk diteliti. Ruangan selanjutnya adalah ruangan Insecta dan Ikan disebelah kiri dan mamalia serta burung sayap kanan ruangan. Keelokan satwa asli Indonesia bisa kita lihat seolah-olah dalam keadaan hidup di museum ini.

Dari segi fasilitas dan perlengkapan museum, museum zoologi belum bisa dikatakan baik, beberapa lemari tempat penyimpanan koleksi terlihat usang dan rusak, selain itu tata ruang seperti penyinaran dan alur jalan museum belum dikelola dengan baik. Beberapa label sudah tidak terbaca bahkan ada beberapa koleksi tanpa lebel. Tempat se-keren ini sayang untuk tidak dikembangkan. Jika boleh dibandingkan dengan museum satwa di Malang, museum ini masih ketinggalan. Semoga museum penting ini bisa dikembangkan lebih baik dan lebih modern lagi agar benar-benar bisa dijadikan pusat pengetahuan Zoologi Indonesia bahkan Asia.

Traveling tidak akan hidup tanpa wisata kuliner, kita belum sampai di suatu daerah sebelum mencicipi kulinernya. Soto mungkin menjadi salah satu penganan populer di Bogor, bahkan di Indonesia. Salah satu spesies soto yang terkenal di Bogor adalah soto kuning. Dinamakan soto kuning, ya karena warnanya memang kuning. Tak ada yang berbeda dengan soto lain, berkuah dan berdaging, seperti soto biasa, perbedaan mendasar hanya pada masalah warna.

Namun keistimewaan soto kuning H Yusuf di Jl Taman Kencana tak hanya perkara warna. Soto H Yusuf memberikan cita rasa lain, aroma rempah dan asamnya tomat segar dipadukan dengan irisan jeruk nipis membuat sensasi  yang berbeda di lidah. Irisan kecil kikil dan paru membuat tekstur yang unik untuk digigit. Kuahnya mungkin mnegandung kaldu, sehingga terjadi perkawinan antara rempah dan aroma daging yang khas. Pengalaman makan soto yang jarang untuk bisa dirasakan. Dengan harga yang cukup murah, soto H Yusuf sangat patut untuk dicoba ketika Anda berada di sana.

Jika soto Kuning terlalu membuat Anda kenyang. Tenang, Bogor punya penganan ringan lain yang sayang untuk tidak dicicipi. Toge goreng! makanan ringan khas Bogor dan sebagian daerah Betawi ini begitu bergizi dan menyuburkan. Di sepanjang area Jl Kapten Muslihat, pengunjung tidak akan sulit menemukan penjual toge goreng. Toge segar dan mie kuning ditumis di datas wajan kemudian di-dressing dengan bumbu kacang dikombinasikan dengan tauco yang gurih. (seharusnya) Dicampur dengan beberapa potong tahu dan di-ornamen-i dengan beberapa keping kerupuk. Asin, manis pedas dan gurih mendominasi rasa panganan ini. Satu porsi rata-rata hanya seharga Rp10ribu dan Anda sudah bisa memakan Toge goreng hangat yang kaya vitamin dan mineral.

Anda mungkin sudah pernah menjajal es sekoteng. Es sekoteng ini memang menjadi salah satu jenis kuliner khas Jawa Barat. Jika sedang berada di Bogor, cobalah untuk mencicipi es sekoteng Boper. Boper adalah singkatan dari Bogor Permai, tempat di mana jajanan kuliner ini berada. Di tempat ini, Anda akan disuguhi hidangan es sekoteng yang terbuat dari campuran kelapa muda, sekoteng, dan alpukat. Sungguh nikmat di lidah tatkala campuran tersebut dipadukan dengan serutan es, gula cair, dan susu kental manis.

Mau yang unik? Anda bisa coba menu Cungkring. Cungkring adalah salah satu jenis kuliner yang tergolong unik. Makanan ini terbuat dari kikil dan kepala kambing, disajikan dengan kuah dan sambal kacang. Lazimnya, Cungkring ini nikmat jika disantap dengan lontong. Anda akan menjumpai makanan kuliner Bogor ini dijajakan dengan menggunakan gerobak panggul, jika Anda sedang di bogor datangi saja ke Jln. Surya Kencana Bogor. Tentu saja, biaya kuliner ini murah alias sangat terjangkau bagi saku kebanyakan orang.